Menerapkan tajwid adalah kewajiban. Berdosalah yang tidak membaikkan bacaan Al-Qur’an. Karena dengan tajwid, Allah turunkan Al-Qur’an. Dan demikianlah ia kepada kita diajarkan. Tajwid adalah hiasan dalam bacaan. Melafazhkan Al-Qur’an dengannya adalah keindahan.
Tajwid ialah memberikan hak-hak huruf kepada huruf. Berupa sifat yang dimiliki berikut hukumnya. Dan mengembalikan huruf pada makhrajnya. Terlebih dalam melafazhkan huruf yang serupa disertai dengan penyempurnaan bacaan tanpa takalluf, dan dengan lembut dalam pengucapan tidak ta’assuf. Ketahuilah, tidak ada penghalang antara tajwid dan meninggalkannya kecuali dengan sering berlatih agar lisan kita terbiasa.